Tugas Pengantar Bisnis
NAMA: ISKA
AGUSTA WAHYADA
NPM:
24213547
KELAS: 1EB23
RUANG LINGKUP BISNIS
1.
Pengertian Bisnis dan Jenisnya
a.
Pengertian Bisnis
•
Bisnis berasal dari kata business/busy yang berarti sibuk. Sibuk mengerjakan
aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. Suatu organisasi yang
menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya.
• Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas
dan istitusi yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan
masyarakat.
• Business is then simply a system that produces goods and service to satisfy
the needs of our society. (Huat, T Chwee, 1990)
• Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang
bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. (Griffin & Ebert)
Dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa Bisnis adalah kegiatan yang
dilakukan oleh individu dan sekelompok orang atau organisasi yang menciptakan
nilai (create value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of good and
service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui
transaksi.
Kegiatan bisnis sebagai sebuah organisasi :
a. Produksi : penciptaan barang dan jasa.
b. Keuangan : kegiatan mencari dana yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan
dagang.
c. Pemasaran : Kegiatan untuk menginformasikan barang dan jasa,
mengidentifikasikan keinginan konsumen.
d. Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) : kegiatan mencari tenaga kerja dan
meningkatkan kemampuannya.
Lingkungan bisnis :
a. Lingkungan intern (memberikan pengaruh langsung kepada kegiatan bisnis) :
pemerintah, pesaing, konsumen, asosiasi dagang, suplier dan serikat pekerja.
b. Lingkungan ekstern (memberikan pengaruh tidak langsung terhadap kegiatan
bisnis) : dunia internasional, ekonomi, sosial budaya dan politik.
Pengertian bisnis juga memuat 4 aspek, yaitu : untuk mendapatkan laba,
menghasilkan barang dan jasa, suatu kegiatan usaha, dan memenuhi kebutuhan
masyarakat dalam sehari-hari.
b. Jenis-jenis Bisnis
Pengertian : Pasar dengan banyak penjual dan pembeli
sehingga harga dapat ditentukan sendiri, baik oleh penjual maupun pembeli.
Bentuk-bentuk pasar persaingan tidak sempurna :
•
Pasar monopoli
•
Pasar monopolistik
•
Pasar monopsoni
•
Pasar oligopoli
•
Pasar monopoli
Pasar monopoli adalah bentuk
pasar yang hanya terdapat satu penjual saja. Dalam bentuk pasar ini hanya
terdapat satu penjual sehingga praktis tidak ada pesaing (competitor) sehingga
penjual atau monopolis leluasa menguasai pasar. Sebagai penjual tunggal, monopolis
dapat meraih keuntungan yang melebihi normal.
Macam-macam pasar monopoli
•
Alamiah : Muncul karena keadaan alam yang khas.
•
Undang-Undang : Muncul karena pemberlakuan kebijakan /
Undang-Undang. Terdiri dari : Monopoli negara, Hak
cipta, Hak paten, Hak merk
•
Masyarakat : Muncul karena kepercayaan masyarakat.
•
Penguasaan teknologi dan tenaga ahli : Muncul karena
menguasai teknologi dan tenaga ahli.
•
Kemampuan efisiensi : Muncul karena mampu menghemat /
biaya produksi.
•
Penguasaan bahan baku : Muncul karena menguasai bahan
baku.
Ciri-ciri pasar monopoli
•
Terdapat satu penjual
•
Harga ditentukan penjual (monopoli)
•
Perusahaan lain sulit memasuki pasar
•
Konsumen tidak bisa pindah walau rugi
•
Bisa menimbulkan ketidakadilan/kerugian bagi masyarakat
Kebaikan dan keburukan pasar monopoli
Kebaikan :
-Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk
dapat meningkatkan daya saing bilamonopoli diperoleh
karena kemampuan efisiensi
-Mudah mengontrol kepentingan orang banyak bila
monopoli dilakukan negara
-Dapat meningkatkan inovasi (penemuan baru) bila
monopoli terbentuk karena pemberian hak cipta dan hak paten
Keburukan :
-Perusahaan lain sulit memasuki pasar
-Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan
-Jumlah produk tergantung monopolis
-Monopolis umumnya bertindak boros
-Timbul eksploitasi terhadap pemilik faktor produksi
dan pembeli/konsumen
Usaha pemerintah mengatasi keburukan :
•
Membuat Undang-Undang/peraturan yang mencegah
timbulnya monopoli
•
Menarik pajak tinggi kepada monopolis
•
Mengizinkan impor barang yang sama dengan barang
monopolis
•
Ikut menentukan tinggi rendahnya harga jual suatu
barang
•
Membuat perusahaan sejenis
Pasar Monopolistik
Pasar monopolistik adalah suatu bentuk pasar yang
terdapat banyak perusahaan yang menjual hampir serupa tetapi tidak sama. Pasar
ini sering kita jumpai buktinya dengan kita mengunjungi swalayan atau
supermarket. Disana kita akan menjumpai berbagai bentuk, jenis dan merek yang
hampir serupa tetapi tidak sama.
Ciri-ciri pasar monopolistik :
•
Jumlah penjual banyak tapi tidak sebanyak pada pasar
persaingan sempurna
•
Barang yang dijual berbeda corak
•
Penjual/produsen harus aktif beriklan
•
Perusahaan baru lebih mudah masuk pasar
•
Mempunyai kekuasaan mempengaruhi harga
Kebaikan dan keburukan pasar monopolistik
Kebaikan :
•
Memberi kebebasan memilih bagi pembeli
•
Memberi kepuasan lebih pada pembeli karena ada
persaingan penjual
•
Perusahaan baru lebih mudah masuk pasar
Keburukan :
•
Masih terdapat kemungkinan terjadi pemborosan biaya
produksi bila dibandingkan dengan pasar persaingan sempurna
•
Bagi perusahaan yang kecil, tingkat efisiensinya
relatif rendah
•
Kurang efisiennya perusahaan kecil menyebabkan harga
barang yang dibayar konsumen masih kecil
Pasar Monopsoni
Pasar monopsoni adalah pasar yang dikuasai satu
pembeli, apabila perusahaan itu bukan sebagai penjual tetapi sebagai pembeli
tunggal. Contoh : pabrik susu Nestle.
Ciri-ciri pasar monopsoni :
•
Hanya ada satu pembeli
•
Pembeli bukan konsumen tapi pedagang/produsen
•
Barang yang dijual merupakan bahan mentah
•
Harga sangat ditentukan pembeli
•
Kebaikan dan keburukan pasar monopsoni
Kebaikan :
•
Kualitas produk lebih terpelihara
•
Penjual akan hemat dalam biaya produksi
Keburukan :
•
Pembeli bisa seenaknya menekan penjual
•
Produk yang tidak sesuai keinginan pembeli tidak akan
dibeli dan bisa terbuang
Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli adalah suatu bentuk pasar yang
terdapat beberapa penjual dimana salah satu atau beberapa penjual bertindak
sebagai pemilik pangsa pasar terbesar (price leader).
Ciri-ciri pasar oligopoli
•
Terdapat beberapa penjual
•
Barang yang dijual homogen atau beda corak
•
Sulit dimasuki perusahaan baru
•
Membutuhkan peran iklan
•
Terdapat satu market leader (pemimpin pasar)
• Harga jual tidak mudah
berubah
Macam-macam pasar oligopoli
•
Oligopoli murni : menjual barang yang homogen.
•
Oligopoli diferensial : menjual barang yang berbeda
corak.
Kebaikan dan keburukan pasar oligopoli
Kebaikan :
•
Memberi kebebasan memilih bagi pembeli
•
Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk
•
Lebih memperhatikan kepuasan konsumen karena adanya
persaingan penjual
•
Adanya penerapan teknologi baru
Keburukan :
•
Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan
•
Harga yang stabil dan terlalu tinggi bisa mendorong
timbulnya inflasi
•
Bisa timbul pemborosan biaya produksi apabila ada
kerjasama antar oligopolis karena semangat bersaing kurang
•
Bisa timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik
faktor produksi
•
Sulit ditembus/dimasuki perusahaan baru
•
Bisa berkembang ke arah monopoli
Usaha pemerintah mengatasi keburukan :
•
Mengeluarkan Undang-Undang anti trust
•
Memberi kemudahan bagi perusahaan baru untuk masuk
pasar
Pasar Oligopsoni
Pasar oligopsoni adalah kondisi pasar dimana terdapat
beberapa pembeli, masing-masing pembeli memiliki peranan cukup besar untuk
mempengaruhi harga. Atau dikatakan pasar yang dikuasai oleh beberapa pembeli.
Ciri-ciri pasar oligopsoni :
•
Terdapat beberapa pembeli
•
Pembeli bukan konsumen tapi pedagang/produsen
•
Barang yang dijual merupakan bahan mentah
harga cenderung stabil
Kebaikan dan keburukan pasar oligopsoni
Kebaikan :
•
Penjual lebih beruntung karena bisa pindah ke pembeli
lain
•
Pembeli tidak bisa seenaknya menekan penjual
Keburukan :
•
Bisa berkembang menjadi pasar monopsoni bila antar
pembeli bekerja sama
•
Kualitas barang kurang terpelihara
2.
Klasifikasi
•
Manufaktur adalah bisnis
yang memproduksi produk yang berasal
dari barang mentah atau
komponen-komponen, kemudian dijual untuk mendapatkan keuntungan. Contoh
manufaktur adalah perusahaan yang memproduksi barang fisik seperti mobil atau
pipa.
•
Bisnis jasa adalah bisnis yang menghasilkan barang
intangible, dan mendapatkan keuntungan dengan cara meminta bayaran atas jasa
yang mereka berikan. Contoh bisnis jasa adalah konsultan dan psikolog.
•
Pengecer dan distributor adalah pihak
yang berperan sebagai perantara barang antara produsen dengan konsumen.
Kebanyakan toko dan perusahaan yang berorientasi-konsumen adalah distributor
atau pengecer. lihat pula: Waralaba
•
Bisnis pertanian dan pertambangan adalah bisnis
yang memproduksi barang-barang mentah, seperti tanaman atau mineral tambang.
•
Bisnis finansial adalah bisnis
yang mendapatkan keuntungan dari investasi dan pengelolaan modal.
•
Bisnis informasi adalah bisnis menghasilkan keuntungan terutama dari
pejualan-kembali properti intelektual (intelellectual
property).
•
Utilitas adalah bisnis
yang mengoperasikan jasa untuk publik, seperti listrik dan air, dan biasanya
didanai oleh pemerintah.
•
Bisnis real estate adalah bisnis
yang menghasilkan keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan mengembangkan
properti, rumah, dan bangunan.
•
Bisnis transportasi adalah bisnis
yang mendapatkan keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu dari
sebuah lokasi ke lokasi yang lain.
3. Tujuan Kebijaksanaan Bisnis
Kebijakan adalah suatu ketetapan yang memuat prinsip-prinsip untuk mengarahkan
cara-cara bertindak yang dibuat secara terencana dan konsisten dalam mencapai
tujuan tertentu.
Tujuan bisnis merupakan hasil akhir yang ingin dicapai oleh para pelaku bisnis
dari bisnis yang mereka lakukan dan merupakan cerminan dari berbagai hasil yang
diharapkan bisa dilakukan oleh bagian-bagian organisasi perusahaan (produksi,
pemasaran, personalia, dll) yang akan menentukan kinerja perusahaan dalam
jangka panjang. Secara umum tujuan dari bisnis adalah menyediakan produk berupa
barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen serta memperoleh keuntungan
dari aktivitas yang dilakukan.
Dalam jangka panjang, tujuan yang ingin dicapai tidak hanya untuk memenuhi
kebutuhan konsumen, namun terdapat banyak hal yang ingin dicapai oleh
perusahaan dalam bisnisnya, diantaranya:
• Market standing, yaitu penguasan pasar yang akan menjadi jaminan bagi
perusahaan untuk memperoleh pendapatan penjualan dan profit dalam jangka
panjang.
• Innovation, yaitu inovasi dalam produk (barang atau jasa) serta inovasi
keahlian. Tujuan bisnis yang ingin dicapai melalui inovasi adalah menciptakan
nilai tamabah pada suatu produk, misalnya shampoo 2 in 1.
• Physical and financial resources, perusahaan memiliki tujuan penguasaan
terhadap sumber daya fisik dan keuangan untuk mengembangkan perusahaan menjadi
semakin besar dan semakin menguntungkan.
• Manager performance and development, manager merupakan orang yang secara
operasional bertanggung jawab terhadap pencapaian tujuan organisasi. Untuk
dapat mengelola perusahaan dengan baik, manager perlu memiliki berbagai kemampuan
dan keahlian yang sesuai dengan profesinya. Maka diperlukan peningkatan kinerja
dan pengembangan kemampuan manager melalui serangkaian kegiatan kompensasi yang
menarik dan program training and development yang berkelanjutan.
• Worker Performance and Attitude, untuk kepentingan jangka panjang, maka sikap
para karyawan terhadap perusahaan dan pekerjaan perlu diperhatikan agar dapat
bekerja dengan baik.
• Public Responsibility, bisnis harus memiliki tanggung jawab sosial seperti
memajukan kesejahteraan masyarakat, mencegah terjadinya polusi dan menciptakan
lapangan kerja, dll.
4. Sistem
Perekonomian dan Sistem Pasar.
Sistem ekonomi dibagi menjadi 4 yaitu :
•
Sistem
Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh
masyarakat zaman dahulu. Dalam sistem ekonomi ini, nilai-nilai sosial,
kebudayaan, dan kebiasaan masyarakat setempat sangat berpengaruh kuat. Dalam
bidang produksi, biasanya mereka hanya memproduksi untuk diri sendiri saja.
Oleh karena itu, sistem ekonomi tradisional ini sangat sederhana sehingga tidak
lagi bisa menjawab permasalahan ekonomi yang semakin berkembang.
Terdapat beberapa ciri sistem ekonomi tradisional sebagai berikut:
a) aturan yang dipakai adalah aturan tradisi, adat istiadat, dan kebiasaan;
b) kehidupan masyarakatnya sangat sederhana;
c) kehidupan gotong-royong dan kekeluargaan sangat dominan;
d) teknologi produksi yang digunakan masih sangat sederhana.
•
Sistem
Ekonomi Komando (Sosialis)
Sistem ekonomi komando sering juga disebut sebagai sistem ekonomi sosialis atau
terpusat. Sistem ekonomi komando merupakan sistem ekonomi yang menghendaki
pengaturan perekonomian dilakukan oleh pemerintah secara terpusat. Oleh karena
itu, dalam sistem ekonomi ini peranan pemerintah dalam berbagai kegiatan
ekonomi sangat dominan.
Tokoh yang memopulerkan sistem ekonomi komando adalah
Karl Marx.
Ia adalah seorang ahli filsafat berkebangsaan Jerman. Bukunya yang terkenal
berjudul
Das Capital. Dalam sistem ekonomi komando, semua kegiatan
ekonomi diatur dan direncanakan oleh pemerintah. Pihak swasta tidak memiliki
kewenangan dalam kegiatan perekonomian. Semua permasalahan perekonomian yang
meliputi
what, how, dan
for whom semuanya dipecahkan melalui
perencanaan pemerintah pusat sehingga semua alat produksi dikuasai oleh
pemerintah. Sistem ekonomi komando banyak dianut oleh negara-negara di Eropa
Timur dan Cina.
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan ciri-ciri sistem perekonomian
komando adalah sebagai berikut:
a) semua permasalahan ekonomi dipecahkan oleh pemerintah pusat;
b) kegiatan ekonomi yang meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi diatur
oleh negara;
c) semua alat produksi dikuasai oleh negara sehingga kepemilikan oleh individu
atau pihak swasta tidak diakui.
• Sistem Ekonomi Pasar (Liberal)
Sistem ekonomi pasar sering juga disebut sistem ekonomi liberal. Sistem
ekonomi pasar merupakan sistem ekonomi yang menghendaki pengolahan dan
pemanfaatan sumber daya di dalam perekonomian yang dilakukan oleh individu dan
terbebas dari campur tangan pemerintah. Jadi, sistem ekonomi pasar sangat
bertolak belakang dengan sistem ekonomi komando.
Tokoh yang memopulerkan sistem ekonomi pasar adalah
Adam Smith.
Bukunya yang terkenal berjudul
The Wealth of Nation. Adam Smith
menyatakan bahwa “perekonomian akan berjalan dengan baik apabila pengaturannya
diserahkan kepada mekanisme pasar atau mekanisme harga”. Teori ini kemudian
dikenal dengan sebutan
The Invisible Hands. Sistem ekonomi pasar
banyak dianut oleh negara Eropa Barat dan Amerika Serikat.
Terdapat beberapa ciri sistem perekonomian pasar, di antaranya sebagai berikut:
a) setiap individu memiliki kebebasan untuk memiliki faktor-faktor produksi;
b) perekonomian diatur oleh mekanisme pasar;
c) peranan modal dalam perekonomian sangat menentukan bagi setiap individu
untuk menguasai sumber-sumber ekonomi sehingga dapat menciptakan efisiensi;
d) peranan pemerintah dalam perekonomian sangat kecil;
e) hak milik atas alat-alat produksi dan distribusi merupakan hak milik
perseorangan yang dilindungi sepenuhnya oleh negara.
•
Sistem
Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran merupakan sistem ekonomi yang lahir sebagai alternatif
dari sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi pasar. Sistem ekonomi campuran
ini mengambil kelebihan dari sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi pasar.
Dalam sistem ekonomi campuran, persoalan organisasi ekonomi sebagian dipecahkan
melalui mekanisme pasar dan sebagian lagi dipecahkan melalui perencanaan
pemerintah pusat.
Terdapat beberapa ciri sistem ekonomi campuran, di antaranya sebagai berikut:
a) hak milik individu atas faktor-faktor produksi diakui, tetapi ada pembetasan
dari pemerintah;
b) kebebasan bagi individu untuk berusaha tetap ada sehingga setiap individu
memiliki hak untuk mengembangkan kreativitasnya sesuai dengan kemampuan yang
dimilikinya;
c) kepentingan umum lebih diutamakan;
d) campur tangan pemerintah dalam perekonomian hanya menyangkut faktor-faktor
yang menguasai hajat hidup orang banyak.
Dalam kenyataan dewasa ini, dua kubu sistem ekonomi, yaitu kapitalis,
liberalis, dan sosialislah yang banyak berkembang. Bahkan yang menganut sistem
campuran pun pada kenyataannya lebih condong ke salah satunya. Seiring dengan
globalisasi dunia yang semakin gencar, sistem kapitalis-liberalis cenderung
lebih banyak dipraktikan.
sedangkan Sistem pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara
permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari barang/jasa tertentu,
sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah
yang di perdagangkan.
setelah mengetahui beberapa aspek diatas kita juga harus bisa mengetahui celah
bisnis yang ada di masyarakat. Contohnya saat ini sedang gencar gencar nya
kemajuan teknologi, kita bisa memanfaatkan peluang atau celah itu untuk bisnis
misal dengan berbisnis online yang sangat menguntungkan untuk bisnis. selain
mudah bisnis online juga tidak perlu modal yang besar untuk sewa tempat seperti
bisnis yang langsung. dan ini sangat menguntungkan untuk peluang bisnis.
kita juga harus paham unsur unsur apa saja yang utama dalam aktivitas ekonomi
yaitu :
1. Keinginan Manusia
2. Faktor-faktor produksi
3. Cara-cara berproduksi( Techniques of production)
dalam hakikatnya, Hakikat Bisnis
Adalah Kebutuhan Manusia yang
berupa barang dan jasa yang harus terpenuhi kebutuhannya dengan usaha mendapatkan
alat pembayarannya yaitu uang atau tukar-menukar barang (barter) yang saling
menguntungkan antar kedua belah pihak.
dari hakikat di atas kita dapat mengambil kesimpulan mengapa kita harus belajar
bisnis, bisnis sangatlah penting untuk dikembangkan karena dapat memberikan
keuntungan yang besar dalam aktivitas ekonomi yang bisnis jalani.
5. Kesempatan Bisnis atau Usaha
ada 4 tempat untuk mendapatkan peluangg bisnis, yaitu :
a. Diri sendiri
Sumber pertama gagasan yang paling dekat dan mudah, adalah diri sendiri.
b. Pelanggan
Sumber kedua memperoleh gagasann bisnis baru adalah melalui pelanggan dan
pesaing.
c. Pasar
Sumber gagasan bisnis baru berikutnya adalah pasar.
d. Produk yang gagal
Sumber keempat lahirnya gagasan bisnis adalah produk-produk yang gagal.
6. Unsur-unsur Penting dalam Aktivitas
Ekonomi
1. Manusia
2. Modal
3. Material
4. Metode
5. Manajerial
6. Mesin atau peralatan
7. Hakekat Bisnis
1) Bahwa dalam bisnis itu ada pertukaran produk dan uang, singkat kata terjadi
jual beli. Jadi sebuah bisnis, dikatakan real sebuah bisnis.
2) Bahwa bisnis sesungguhnya adalah membantu memberikan nilai tambah dan nilai
manfaat yang kita miliki untuk menolong orang lain memecahkan persoalan yang
dihadapinya.
8. Mengapa Belajar Bisnis
Peranan bisnis sangatlah penting dalam kehidupan masyarakat, karena melalui
kegiatan bisnis suatu perusahaan akan dapat memenuhi setiap kebutuhan dari
masyarakat konsumen yang beraneka ragam, sehingga konsumen merasa terpuaskan.
Setiap perusahaan yang berkinerja baik dan mampu memberikan layanan yang
memuaskanbagi konsumennya.
Ada 5 alasan penting mengapa kita mempelajari bisnis :
1. Adanya saling ketergantungan baik secara individual maupun sebagai suatu
negara.
2. Adanya peluang internasional.
3. Usaha untuk mempertahankan dan meningkatkan standar hidup.
4. Adanya perubahan.
5. Mencegah kesalahpahaman.
Sumber: